Redamlah Keakuan dan Tumbuhkanlah Kebersamaan dalam Islam

Group of business people assembling jigsaw puzzle and represent

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Artinya: “Hanya kepada-Mu kami mengabdi dan hanya kepada-Mu kami memohon bantuan” (QS al-Fatihah: 5).

Ia tidak dibenarkan mengubah kata “kami” menjadi “aku” walaupun ketika ia shalat sendirian. Hal ini antara lain memberi kesan bahwa keakuan seorang Muslim secara konseptual harus lebur dalam “aku-aku” yang lain. Ia harus selalu bersama orang atau mahluk-mahluk yang lain. Kebersamaan tersebut menghasilkan keterikatan seorang Muslim dengan sesama manusia, sehingga merasakan derita orang lain. ”Bagaikan satu jasad yang memiliki organ-organ; seluruh jasad merasakan keluhan organ lain yang terkecil sekalipun.”

Selengkapnya di http://taiwanhalal.com/post/147/redamlah-keakuan-dan-tumbuhkanlah-kebersamaan-dalam-islam.html

Oleh taiwan halal

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s